“Dimana ada kebenaran,
disitu akan tumbuh damai sejahtera , dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan
ketentraman untuk selama-lamanya” Yesaya 32 : 17
v
Kebenaran “Yesus Kristus” ( “Akulah jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa
kalau tidak melalui Aku .” Yoh 14 : 6).
Bagai mana kita memperoleh kebenaran yang merupkan Yesus
Kristus itu sendiri?
v
Menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya
Tuhan dan juruselamat dalam hidup kita
Roma 10 : 9 “ Sebab jika kamu mengaku
dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah
telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan”.
Tuhan Yesus telah menebus dosa mu dan dosa ku, dan semua
orang – orang yang percaya kepadaNya di atas Kayu Salib. Yesus berikan
hidupnya :
1.
Kita Hidup (Roma 6 : 4)
2.
Supaya Kita berkelimpahan (Yohanes 10 : 10)
3.
Kita di permuliakan di dalam Allah Bapa (Roma 10
: 11)
4.
Supaya kita Tidak berdosa/ di sucikan
5.
supaya Kita Selamat.
v
Mengenal Allah secara pribadi
Kita mengenal papa kita. Kita tahu tingkah lakunya. Kita bisa tahu
suasana hatinya dengan hanya mendengar cara dia berbicara atau melihat raut
Wajahnya, kita tahu kebiasaannya ; makan yang dia suka, tontonan favoritnya,
bahkan cerita nostalgianya yang sering di ulang-ulang sampai kita bosan. Kita
mengenal papa kita. Bagai mana dengan
Tuhan yang sering kita sebut Bapa ? apa kita mengenal-Nya secara pribadi
yang punya perasaan, kehendak dan pikiran? Dia bisa tertawa, dia punya selera
humor, dia bisa bersedih dan menangis,dia punya kerinduan, dia punya kehendak,
cita-cita, vis, rencana. Dia adalah seorang Pribadi yang bisa di kenali.
Mari kenal lah Tuhan secara Pribadi, dengan bergaul erat dengan-Nya.
Membangun Hubungan yang intim dengan-Nya.
v
Hidup di dalam Dia yang merupakan Jalan dan
kebenaran dan Hidup.
Ø
“Sebab Upah
dosa ialah maut” Roma 6 : 23
Setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa. Hamba tidak
tinggal di rumah, tetapi anak tetap tinggal di dalam rumah. Yoh 8 : 34-35.
Ø
“Roh itu
bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa jika kita adalah anak-anak Allah.
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya
orang-orang yang berhak menerima janji-jani Allah, yang akan menerimanya
bersama-sama dengan kristus “ Roma 8 : 16 -17
Ø
Hidup oleh Roh kudus. “Barang siapa menjadi milik Kristus Yesus, ia
telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jika kita
hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipmpin oleh Roh”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar